Gojek Dukung Masyarakat di Masa Pandemi, Ternyata Libatkan Pevita Pearce dan Joe Taslim

 (Penulis Aulia Amanda, Dahelia Saputri,  Tina Novianti)

  Ilustrasi Covid-19, CNN

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh serangan corona virus diseases-19 atau SARS-CoV2, biasa pula dikenal dengan nama Covid-19.

Menurut World Health Organization (WHO), pandemi merupakan frasa yang merujuk pada epidemi yang menyebar di beberapa benua ataupun negara serta memengaruhi sejumlah besar orang. Sehingga dapat diketahui pandemi Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan Covid-19 dan telah memengaruhi orang dalam skala yang sangat besar, meliputi negara dan benua.

Kedatangan Covid-19 ini telah membawa beragam implikasi bagi kehidupan manusia. Beragam dampak ditimbulkan dari kedatangan Covid-19. 

Setidaknya ada dua dampak yang paling dirasakan oleh masyarakat. Pertama, adanya perombakan kebiasaan pada beragam aspek kehidupan, serta hambatan yang ditimbulkan dari pemberlakuan adaptasikebiasaan baru.

Pertama berkaitan dengan perombakan kebiasaan pada berbagai aspek kehidupan. Berbagai aspek kehidupan banyak terjadi perubahan ketika pandemi Covid-19 datang. 

Seperti kebiasaan menghindari kerumunan. Sebagaimana diketahui berkerumun atau berkumpul bisa dikatakan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari peristiwa yang kerap dijumpai di tengah masyarakat, seperti aktivitas ‘nongkrong’

Kegiatan ketika ada banyak orang berkumpul untuk sekadar berbagi cerita dan pengalamannya bersama. Setelah pandemi Covid-19 datang, kebiasaan berkumpul seperti ini terpaksa harus dihentikan.

Kemudian ada pula kebiasaan baru seperti menjaga jarak. Hal ini tentu sulit dilakukan, terutama ketika berada di tempat-tempat area publik yang memiliki batasan ruang. Contohnya tempat transportasi, yang jarang sekali sepi dan tempat berkumpulnya kerumunan.  

Selanjutnya berkaitan dengan hambatan yang ditimbulkan dari pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru. Salah satu yang paling dirasakan masyarakat adalah kehilangan pekerjaannya. 

Banyak masyarakat terpaksa kehilangan pekerjaannya, karena diterapkannya adaptasi kebiasaan baru. Hal ini biasa terjadi pada pekerja yang dominasi rangkaian pekerjaannya dilakukan di luar ruangan atau rumah.

Kemudian ada pula hambatan terkait dengan kebiasaan untuk tetap di rumah, artinya semua aktivitas harus dilakukan dari rumah. 

Apapun jenis aktivitasnya, mulai dari makan hingga bekerja. Sebisa mungkin hal tersebut harus dilakukan dari rumah. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi banyak orang.

Ternyata tantangan serta hambatan yang terjadi di masa adaptasi kebiasaan baru dapat dilihat oleh perusahaan Gojek. Gojek merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2010. 

Perusahaan ini melayani angkutan jasa lewat ojek. Bukan hanya itu Gojek juga memiliki beragam fitur yang dapat mempermudah kegiatan selama di rumah, ketika adaptasi kebiasaan baru ditetapkan.

Untuk memperkenalkan inovasinya dalam membantu implementasi adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19, Gojek berupaya dengan cara membuat beragam iklan kreatif-inovatif. 

Hal ini tidak lain bertujuan untuk memperkenalkan program dan fitur terbaru Gojek kepada masyarakat.

Maka dari itu, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pesan yang terdapat di dalam iklan Gojek mengenai fenomena Covid-19. Analisis iklan menggunakan five core concept and five key question.  

Instagram


    (Ilustrasi Fitur Gojek) 

    Authorship :      

    • Pesan persuasif ini ditayangkan dan direpresentasikan dalam bentuk video animasi tiga dimensi yang berdurasi 1 menit.    
    • Elemen yang terdapat didalam video tersebut meliputi; elemen visual yang disajikan oleh author dalam visualisasi tiga dimensi, elemen audio atau narator yang mencoba menceritakan kisah dari pemeran utama tersebut, serta elemen teks yang mendukung suara narator agar yang dibicarakan oleh narator lebih tersampaikan dengan menuliskan teks isi pembicaraan narator yang disimpan dibawah video animasi yang ditayangkan.
    • Konsep dan ide cerita dari video tersebut berbeda dengan konsep iklan pelayanan lainnya karena jika dilihat dengan seksama sudut pandang yang diambil adalah yang memesan pelayanan tersebut kemudian dalam alur cerita sang peran utama memang sudah sangat familiar dan biasa memakai pelayanan gojek yang mana sangat merepresentasikan kehidupan nyata, juga latar waktu yang diambil dalam video tersebut sedang mengalami pandemi Covid-19. Berbeda halnya dengan iklan pelayanan lain yang sering kali mengambil sudut pandang dari sang pengantar pelayanan bukan dari orang yang memesan pelayanan tersebut.
    • Adapun teknologi yang di pakai dalam video animasi tersebut meliputi motor, mobil, ponsel, kode batang dan helm. Tekonologi tersebut digunakan untuk menunjang adegan dalam video tersebut, dimana gojek ingin memperlihatkan sisi nyaman dan aman selama pandemi berlangsung.
    • Dalam video animasi iklan tersebut terdapat 1 tokoh peran utama yaitu Joe serta 2 orang pemeran pendukung, diantaranya; seorang laki-laki muda berbadan gemuk yang merupakan pemeran utama dimana ia selalu memesan pelayanan dari aplikasi gojek, seorang lelaki dewasa yang memakai atribut gojek serta helm memerankan supir motor gojek dan juga pengantar makanan yang memberikan pelayanan gofood. Serta seorang wanita dewasa berambut panjang dan memakai masker yang memerankan supir mobil gocar.
    • Elemen yang terdapat didalam video tersebut meliputi; elemen visual yang disajikan oleh author dalam visualisasi tiga dimensi, elemen audio atau narator yang mencoba menceritakan kisah dari pemeran utama tersebut, serta elemen teks yang mendukung suara narator agar yang dibicarakan oleh narator lebih tersampaikan dengan menuliskan teks isi pembicaraan narator yang disimpan dibawah video animasi yang ditayangkan.
    • Konsep dan ide cerita dari video tersebut berbeda dengan konsep iklan pelayanan lainnya karena jika dilihat dengan seksama sudut pandang yang diambil adalah yang memesan pelayanan tersebut kemudian dalam alur cerita sang peran utama memang sudah sangat familiar dan biasa memakai pelayanan gojek yang mana sangat merepresentasikan kehidupan nyata, juga latar waktu yang diambil dalam video tersebut sedang mengalami pandemi Covid-19. Berbeda halnya dengan iklan pelayanan lain yang sering kali mengambil sudut pandang dari sang pengantar pelayanan bukan dari orang yang memesan pelayanan tersebut.
    • Adapun teknologi yang di pakai dalam video animasi tersebut meliputi motor, mobil, ponsel, kode batang dan helm. Tekonologi tersebut digunakan untuk menunjang adegan dalam video tersebut, dimana gojek ingin memperlihatkan sisi nyaman dan aman selama pandemi berlangsung.
    • Dalam video animasi iklan tersebut terdapat 1 tokoh peran utama yaitu Joe serta 2 orang pemeran pendukung, diantaranya; seorang laki-laki muda berbadan gemuk yang merupakan pemeran utama dimana ia selalu memesan pelayanan dari aplikasi gojek, seorang lelaki dewasa yang memakai atribut gojek serta helm memerankan supir motor gojek dan juga pengantar makanan yang memberikan pelayanan gofood. Serta seorang wanita dewasa berambut panjang dan memakai masker yang memerankan supir mobil gocar.

    Format :      

        • Untuk hal yang pertama kali mencuri perhatian meliputi format berikut, sajian visualisasi dengan warna yang cenderung memiliki kesan cerah, berwarna-warni pastel serta dipenuhi keceriaan. Didukung pula dengan sajian rumah yang berdesign cozy, serta menampilkan warna langit berwarna biru yang cerah seperti langit dipagi hari. Untuk sajian audio sendiri narator menyajikan suara dengan pemilihan kata yang sangat menarik dan cenderung mengikuti tren di Indonesia, contoh penggalan kata tersebut berupa “ada yang bisa digantungkan, tapi bukan status hubungan.”

        •   Sudut pandang kamera dalam video animasi iklan tersebut menggunakan eye level angle. Jenis sudut pandang ini pada bagian awal menampilkan setengah badan dari pemeran utama dengan latar tempat isi rumah dari pemeran utama tersebut, dan dalam adegan lainnya pun selalu yang ditampilkan adalah setengah badan dari pemeran utama dan pemeran pendukung namun dengan latar tempat yang berbeda-beda.
        •   Secara visual iklan video animasi tersebut menampilkan nuansa cerah dengan pengambilan tone warna-warna pastel yang merepresentasikan keceriaan serta kenyamanan, pemandangan langit yang cerah, rumah yang bersih dan berdesign cozy serta pusat perbelanjaan yang rapih dan bersih yang mana hal tersebut sangat nyaman untuk dipandang mata.
        •                  Simbol yang digunakan dalam video animasi iklan tersebut meliputi; lambang derajat celcius yang mengartikan jaga kesehatan, lambang air dan tambah yang mengartikan jaga kesehatan, serta lambang perisai dan tambah yang mengartikan jaga keamana
          • Daya tarik dari video iklan ini berupa daya tarik rasional yang mana author mencoba memberitahukan bahwa gojek dapat menjadi solusi disaat pandemi dengan tetap stay at home namun tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal.
          • Yang membuat video animasi ini terlihat seperti nyata adalah pemilihan karakter Joe yang berbadan gemuk dan ia terlihat seperti sedang melakukan sit up, serta alur cerita yang sangat related dengan kehidupan sehari-hari, dimana pada awalnya Joe terlihat khawatir akan situasi pandemi ini lalu scene selanjutnya Joe yang gemar makan dan berpergian serta berbelanja di pusat perbelanjaan.

      Audience :      

      • Saya pribadi belum pernah merasakan pengalaman seperti yang disajikan oleh video iklan tersebut, karena latar waktu yang diambil saat pandemi, yang mana selama pandemi berlangsung saya tidak pernah memesan makanan atau memakai pelayanan antar jemput menggunakan aplikasi gojek.

      •          Pengalaman seperti yang disajikan oleh video iklan tersebut sangat dekat dengan kehidupan saya pribadi, keluarga saya sendiri terutama ibu saya sering memesan makanan melalui gofood dan salah satu kerabat dekat saya ada yang beprofesi sebagai kurir supir gojek.

      •          Pesan yang coba disampaikan oleh author dari video iklan ini yaitu perusahaan gojek ingin memberikan kemudahan pada masa pandemi ini dengan memberikan pelayanan jasa antar makanan (gofood), jasa antar jemput menggunakan motor (gojek), jasa antar jemput menggunakan mobil (gocar), serta pembayaran tanpa tunai menggunakan kode batang (gopay) yang menerapkan protokol kesehatan dan mempermudah kehidupan manusia.
      •          Yang saya pelajari dari video iklan ini adalah ternyata dalam situasi sesulit dan semenyeramkan apapun terutama saat masa pandemi seperti ini, masih ada kemudahan tanpa kita harus khawatir akan dampak dari kemudahan itu sendiri. Terlihat dari Joe yang raut wajahnya tampak khawatir namun saat ia memakai pelayanan gojek raut wajahnya terlihat senang dan tidak khawatir lagi.
      •          Pendapat yang diberikan oleh orang lain yang juga menyaksikan video tersebut sama dengan pendapat yang saya pribadi rasakan, karena kami sama-sama belum pernah memakai jasa dari aplikasi gojek selama pandemi berlangsung, jadi dapat disimpulkan kami tidak merasakan pengalaman yang dirasakan oleh Joe.
      •          respon yang diberikan oleh orang lain setelah melihat tayangan iklan ini kesan pertamanya adalah raut wajah Joe, terlihat seperti kebingungan dan khawatir. Kemudian teryata kekhawatiran Joe bisa di atasi dengan layanan yg disediakan oleh gojek. Joe tetap bisa melakukan transaksi, menikmati makanan kesukaan, yang tentunya mengikuti prosedur kesehatan selama masa pandemi
      •          Menurut saya pribadi adanya perbedaan argumentasi dan salah persepsi merupakan hal yang wajar terjadi, karena hal tersebut terjadi akibat perbedaan pengalaman dan pengetahuan dari setiap individu yang tentunya berbeda dan beragam yang mana hal tersebut tidak dapat menjadikan alibi dari adanya konflik yang terjadi.

       

      Konten :      

        •          Tayangan video berdurasi 1 menit ini cukup menarik minat orang-orang untuk menontonnya karena visual yang diberikan sangat menarik dengan warna-warna cerah dan pemilihan kata yang cenderung mengikuti tren sekarang dimana pengambilan kata tersebut biasa disebut dengan “bucin”.
        •          Penonton konten ini didominasi oleh orang yang berusia remaja dan dewasa awal. Karena adegan yang terdapat didalamnya sangat relevan dengan remaja dan pemilihan katanya yang menggunakan slang mengikuti tren remaja atau biasa disebut kekinian.
        •          Pertanyaan pertama yang muncul di benak saya ketika melihat tayangan ini adalah, “mengapa aktor lelakinya atau si Joe ini berbadan gemuk?” Serta “kenapa pemilihan katanya terkesan bucin?”.
        •          Untuk ide yang dijual dari iklan Gojek ini tepatnya pada seluruh fitur aplikasi gojek ini adalah pesan terkait kemudahan dan kenyamanan meskipun sedang masa pandemi tetapi masih dapat menikmati pelayanan dengan aman.
        •          Pesan yang disampaikan oleh gojek dalam video ini yaitu kapan pun khalayak membutuhkan pelayanan jasa antar jemput, makanan, serta tranksaksi uang gojek akan selalu bersedia menemani. Termasuk pada pandemi sekalipun. Gojek tetap dapat digunakan tanpa harus khawatir.
        •          Gojek berupaya memberikan pesan tentang melawan Covid-19 tanpa harus khawatir dan tetap dapat melanjutkan aktivitas seperti biasanya melalui adegan kurir yang mengantarkan makanan dan mengatar jemput Joe dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
        •          Gojek ini berusaha menyampaikan kalo orang lain atau pelanggan nya itu di prioritaskan dengan cara memberikan keaman. Memberikan kemudahan dan kenyamanan.
        •          Dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19, hal inilah yang menyebabkan gojek mengeluarkan pesan-pesan bahwa gojek selalu ada dan dapat mempermudah disaat situasi pandemi ini.
        •          Sejauh ini saya pribadi belum menemukan bagian yang hilang dari video iklan ini, karena semuanya sudah sangat komplit dan mendetail.
        •  

        Purpose :      

          •          Yang mendominasi serta memiliki kuasa penuh atas penayangan iklan tersebut adalah perusahaan gojek, serta jajaran internalnya.

          •          Gojek membuat iklan tersebut dengan tujuan ingin memberitahukan kepada khalayak meskipun sedang masa pandemi seperti ini kita tidak perlu takut dan risau. Karena gojek menyediakan berbagai fitur kemudahan yang tentunya aman dan sesuai dengan protokol kesehatan.
          •          Pesan ini ditujukan bagi khalayak yang terdampak karena pandemi Covid-19. Serta lebih spesifik lagi yang menjadi sasarannya adalah masyarakat yang memiliki akses serta aplikasi Gojek. Karena ada wilayah yang tidak memiliki akses gojek, sehingga aplikasi ini tidak dapat digunakan. 
          •          Dalam iklan tersebut gojek ingin menampilkan bahwa seluruh fitur dari aplikasi  gojek ini sangat bermutu dan mempermudah khalayak.
          •          Keuntungan didapatkan oleh kedua belah pihak. Gojek mendapatkan keuntungan dari sektor jasa yang digunakan oleh pelanggan, sementara pelanggan mendapatkan jasa dan pelayanan dari perusahaan tersebut.
          •          Yang menjadi sasaran dari iklan tersebut adalah masyarakat luas.
          •          Keputusan yang diambil setelah menyaksikan tayangan video iklan tersebut yaitu untuk lebih menggunakan seluruh pelayanan dari aplikasi gojek daripada aplikasi lain yang juga memberikan pelayanan yang sama.                        

          Youtube

           

          (Ilustrasi Iklan Fitur Gopay)

          Authorship :      

              • Dalam video yang berdurasi 2 menit 19 detik ini, keseluruhan pesan persuasif  ditayangkan  dan direpresentasikan dalam bentuk video animasi 3D.
              •          Untuk elemen pembangun yang mengisi dan menghidupkan penayangan video didominasi oleh beberapa elemen berikut ini, meliputi; elemen visual keseluruhan tayangan disajikan author dalam bentuk visualisasi tiga dimensi, hal ini membuat tayangan tersebut benar-benar merepresentasikan adegan sebagaimana layaknya yang ada pada kehidupan nyata. 
              •     Kemudian elemen audio yang dibangun oleh author beriringan dengan penayangan visual. Pada bagian awal visualis author mencoba untuk menceritakan serta membangun cerita berkaitan dengan kondisi yang dialami saat terjadi penyerangan oleh organisasi kriminal. 
              •         Visualisasi ditampilkan dengan banyaknya bangunan serta toko ritel yang tidak lagi ditempati manusia. Kemudian diiringi dengan suara narator yang mulai menceritakan kisahnya. 
              •         Sementara suara narator juga didukung dengan penyajian teks di bagian bawah. Dalam hal ini, tentu author bertujuan mengoptimalkan tayangan tersebut, sehingga ketika ada kata atau suara yang kurang jelas dapat dipahami lewat teks tersebut. Lebih jauh lagi author mencoba untuk menciptakan inklusivitas, terutama untuk kalangan yang memiliki hambatan dalam hal pendengaran. Hal ini tentu sangat membantu. 
              •          Sementara untuk konsep serta ide cerita yang dibangun, berkaitan dengan konflik serta pecahnya perang antara organisasi kriminal sebagai sosok antagonis, melawan pembela kebenaran sebagai tokoh protagonisnya, konsep ini sering sekali ditemukan dalam berbagai produk kreatif lainnya. Seperti film dan video games. 
              •         Ada banyak genre action serupa dengan konsep yang tidak kalah sama, sehingga untuk kategori ini ada banyak kesamaan ide dengan konsep yang lain. 
              •          Sementara untuk penggunaan teknologi yang digunakan di dalam adegan video animasi tersebut, meliputi mobil, sniper gun, smart watch, ear phone, serta tank. Keseluruhan teknologi ini digunakan untuk mendukung adegan yang ada di dalam video, dalam hal ini adegan action antara tokoh protagonis dan antagonis. 
              •          Di dalam penayangan video iklan tersebut, ada 4 orang yang berperan sebagai pemain pendukung, berupa anggota kelompok organisasi kriminal yang menyerang tokoh protagonis. 
              •         Ada satu orang yang berperan sebagai kepala organisasi kriminal yang bertugas melawan di lapangan, sementara ada satu bos besar yang telah menanti tokoh protagonis. Untuk tokoh protagonis sendiri terdiri dari 2 tokoh yakni, Pevita Pearce dan Joe Taslim.

             

           Format :      

                •          Untuk hal yang pertama kali dibuat mencuri perhatian meliputi format berikut, berkaitan dengan sajian visualisasi dengan warna yang cenderung memiliki kesan dingin, suram serta dipenuhi ketakutan. Didukung pula dengan sajian alam, dengan menampilkan warna langit berwarna abu-abu dan tidak cerah seperti biasanya yang berwarna biru. Kemudian pemilihan diksi pertama yang menyatakan bahwa ada organisasi kriminal yang mencuri ¾ penduduk dunia. Kalimat ini langsung menciptakan dugaan untuk khalayak. Serta suara yang berintonasi rendah semakin menciptakan suasana ketika adanya penyerangan atau pun peperangan.
                •          Sementara untuk sudut pandang kamera menggunakan eye level angle. Jenis sudut pandang ini pada bagian awal menyoroti pemandangan kota dari sisi bawah. Menunjukkan adanya bangunan-bangunan tinggi yang merepresentasikan peradaban dan kecakapan manusia, namun harus ditinggalkan dan tidak dapat digunakan, karena populasinya telah dicuri oleh organisasi kriminal.
                •          Secara visual, video ini berusaha menyajikannya menggunakan tone yang dingin. Hal ini tampak dari upaya membangun setting, mulai dari kondisi alam yang secara visual digambarkan dalam keadaan mendung, kemudian disertai dengan kondisi bangunan yang tak berpenghuni, serta kendaraan yang rusak. Kemudian aktor yang digambarkan dalam kegiatan tersbeut juga menggunakan nuansa gelap.
                •         Simbol yang coba ditampilkan dalam video iklan ini berupa atribut dari organisasi kriminal. Semua anggota digambarkan menggunakan konstum berwarna hitam, disertai dengan penutup wajah. Sementara pembeda di strata di kalangan masing-masing penjahat hanyalah terletak pada postur tubuh dan bentuk penutup wajah. Untuk kepala organisasi kriminal yang turun ke jalanan, memiliki postur tubuh yang lebih besar daripada anggota lainnya. Dengan penutup wajah yang menampilkan area dagu, namun menutupi bagian mata. Sementara untuk bos kriminal ditampilkan dengan simbol ‘besar’ serta rahasia.

                •          Emosi yang timbul ketika penayangan video ini adalah perasaan ketakutan, kecemasan, serta kepanikan. Beriringan dengan setiap adegan yang ditayangkan. Namun video ini juga memiliki sisi humor, ketika pada adegan di mobil Joe Taslim, ternyata youtube yang digunakan belum premium, sehingga masih ada iklan. Berdasarkan pemaparan sebelumnya, maka jelas penggunaan persuasif yang digunakan berupa pendekatan emosional, yang menyentuh aspek afeksi atau rasa.
                •          Yang membuat cerita itu seakan nyata adalah melalui aktor atau tokoh yang ditampilkan. Aktor yang dipilih adalah Pevita Pearce dan Joe Taslim, yang merupakan aktor kebanggaan tanah air dan dapat dijumpai di dunia nyata. Akan sangat berbeda ketika aktor yang dimainkan dalam video tersebut berupa sosok imajiner tanpa mengidentitaskan tokoh tertentu. Tentu akan lebih jauh ‘kedekatan’ cerita dalam unsur nyatanya.

               
             

             Audience :      

                      •         Pengalaman yang disajikan dalam tayangan video iklan tersebut tidak pernah dirasakan oleh saya secara pribadi. Adegan yang memunculkan situasi konflik, perang serta penyerangan tidak dialami secara personal. 
                      •          Pengalaman peperangan seperti ini sangat jauh dari kehidupan saya, jika dianalogikan ada organisasi kriminal yang menyerang dunia. Namun akan berbeda jika saya tinggal di wilayah berkonflik, seperti Iran. Mungkin orang dengan sosok yang tergambar seperti menggunakan penutup wajah, membawa gun dan menyerang warga lokal akan menjadi sangat dekat dan berkaitan. Namun untuk kedekatan saya dengan peristiwa tersebut hanya sebatas memantau lewat portal berita.
                      •          Sebagai audiens pesan yang dapat saya terima dari iklan ini adalah, Gopay berusaha mengatakan kepada khalayak bahwa gopay sangat praktis, simple dan selalu ada. Hal ini dapat diamati ketika Pevita mencoba memperagakannya. Ketika adegan Pevita membeli gun dan melakukan pembayaran lewat gopay. Sehingga pada keadaan perang dan situasi yang sangat darurat pun, gopay dapat diandalkan. 
                      •          Yang saya pelajari adalah ternyata dalam situasi sesulit dan semenyeramkan apapun, tetap akan ada orang baik yang rela dan bersedia mengorbankan dirinya untuk kepentingan khalayak ramai. Dalam hal ini menurut pendapat saya Joe dan Pevita berusaha ditampilkan sebagai tenaga kesehatan dalam keadaan nyata, yang berjuang di garda terdepan melawan pandemi covid-19. 
                      •          Yang saya pelajari dari respon orang lain beserta pengalamannya dalam mengamati pesan iklan Gojek tersebut adalah adanya kebingungan terhadap konteks pesan yang ingin disampaikan terkait dengan situasi perang.
                      •          Pendapat orang lain tentu sama validnya dengan pendapat yang saya miliki. Karena orang lain juga memiliki pertimbangannya sendiri-sendiri berdasarkan konsep yang dipahami.
                      •          Perbedaan argumentasi dan penafsiran adalah hal yang wajar. Hal ini disebabkan adanya perbedaan pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dari masing-masing individu. Menurut pendapat saya perbedaan adalah hal yang lumrah dan bukan alasan untuk menjadi konflik.

                   

                  Konten : 

                      •          Tayangan ini sempat trending dan menjadi viral di jagat dunia maya. Hal ini menunjukkan adanya tingkah laku masyarakat yang meluangkan waktunya untuk menonton video iklan tersebut. Selain menonton video tersebut, banyak juga ragam tanggapan yang muncul berkaitan dengan iklan Gojek ini. Ada yang membicarakannya melalui kolom komentar masing-masing aktor yang terlibat, ada pula yang secara khusus memberikan ulasan dengan membuat tulisan yang kemudian ditayangkan lewat website atau blog. Artinya di dalamnya, konten video ini telah berhasil membuat masyarakat merasa tertarik untuk menyaksikan isi konten yang ditampilkan.
                      •          Penonton konten ini didominasi oleh orang yang berusia remaja dan dewasa awal. Hal ini berkaitan dengan aspek relevansi. Orang-orang yang paling relevan ada pada rentang usia tersebut.
                      •          Pertanyaan pertama yang muncul di benak saya ketika melihat tayangan ini adalah, ‘Wah! Ada apa nih?’ pertanyaan yang mempertanyakan alur cerita serta keseluruhan konten.
                      •          Untuk ide yang dijual dari iklan Gojek, tepatnya pada fitur gopay adalah pesan terkait kemudahan atau praktis.
                      •          Gojek berusaha menampilkan pernyataan bahwa kapan pun khalayak membutuhkan transaksi, gopay akan selalu bersedia menemani. Termasuk pada keadaan paling membahayakan dan genting seperti perang sekali pun. Gopay tetap dapat digunakan, sehingga aktivitas transaksi khalayak tidak akan terhambat. 
                      •          Dunia saat ini tengah berjuang melawan pandemi Covid-19. Peristiwa inilah yang kemudian membuat gojek melakukan terobosan serta inovasi dalam pesannya. Gojek berupaya memberikan pesan tentang perjuangan melawan Covid-19, namun dari sudut pandang yang berbeda. 
                      •          Bagian yang hilang dari tayangan video iklan tersebut berkaitan dengan penyelesaian cerita yang sudah dibangun sebelumnya. Pada bagian akhir ditampilkan bos organisasi kriminal, namun belum diketahui kelanjutan ceritanya akan jadi seperti apa. Siapa yang memenangkan pertarungan pada akhirnya.

                        Purpose :

                      •          Yang mendominasi serta memiliki kuasa penuh atas penayangan iklan tersebut adalah perusahaan gojek, serta jajaran internalnya.
                      •          Mereka mengeluarkan iklan tersebut erat kaitannya dengan situasi pandemi Covid-19, di mana terjadi pelemahan pada sektor ekonomi, seperti berbagai transaksi dan perdagangan konvensional harus berhenti. Toko ritel harus tutup demi menghindari kerumunan. Terjadi penurunan intensitas berbelanja di kalangan masyarakat. Kemudian gojek berusaha mengemas pesan yang mendorong agar masyarakat tidak perlu khawatir melakukan berbagai transaksi di masa pandemi. Karena prosesnya sangatlah praktis dan aman, disebabkan gojek menerapkan berbagai protokol kesehatan.
                      •          Pesan ini ditujukan bagi khalayak yang terdampak karena pandemi Covid-19. Serta lebih spesifik lagi yang menjadi sasarannya adalah masyarakat yang memiliki akses serta aplikasi Gojek. Karena ada wilayah yang tidak memiliki akses gojek, sehingga aplikasi ini tidak dapat digunakan. 
                      •          Gopay adalah produk unggulan gojek dalam iklan tersebut. Yang ingin diberitahukan terkait dengan kelebihan, manfaat serta solusi yang dimiliki gopay dalam berkontribusi memberikan solusi atas permasalahan yang ada.
                      •          Keuntungan didapatkan oleh kedua belah pihak. Gojek mendapatkan keuntungan dari sektor jasa yang digunakan oleh pelanggan, sementara pelanggan mendapatkan jasa dan pelayanan dari perusahaan tersebut.
                      •          Yang menjadi sasran adalah masyarakat luas, siapapun dalam rentang usia berapapun. 
                      •          Keputusan yang dihasilkan berupa keputusan untuk lebih menggunakan gopay daripada aplikasi dompet digital lainnya, karena sudah terinetegrai dengan fitur-fitur lain yang dimiliki gojek. 

                  Poster

                         

                  (Ilustrasi Transsaksi Go-food)

                    Authorship :            

                        • Di dalam poster iklan gojek digambarkan dengan pesan persuasif dalam bentuk gambar dan teks. 
                        •          Poster tersebut terdapat beberapa elemen-elemen yang meliputi elemen visual keseluruhan tayangan disajikan author dalam bentuk visualisasi gambar  hal ini membuat tayangan tersebut benar-benar merepresentasikan adegan sebagaimana layaknya yang ada pada kehidupan nyata. Yang selanjutnya ada elemen teks dimana teks tersebut membuat pesan yang disamapikan oleh author lebih mudah untuk dimengerti.  
                        •          Konsep dan ide cerita yang dibangun pada iklana tersebut dibuat dengan konsep dimana gojek tetap memeberikan akses kemudahan, kenyamanan, dan keamanan meskipun di tengah pandemi. Dengan adanya layanan gofood konsumen yang memesan makanan tidak perlu keluar rumah cukup menunggu pesanan yang diantarakan oleh gofood. Namun meskipun  demikian ketika mengantarkan makanan tetap harus berjaga jarag.  
                        •          Teknologi yang dipakai dalam iklan pada poster tersebut terdapat meiputi handphone dimana handphone lah yang menjadi alat untuk mempermudah konsumen membeli makanan dari gofood. 
                        •          Dalam poster iklan tersebut terdapat 2 peran yaitu satu orang konsumen perempuan yang memesan makanan dari gofood dan satu orang laki-laki yang mengantarkan makanan dengan atribut jaket warna hijau yang menandakan bahwa ia adalah kurir gojek.

                     

                    Format :            

                          •                    Untuk hal yang pertama kali mencuri perhatian meliputi format berikut, sajian visualisasi pada gambar dengan warna yang cenderung memiliki kesan cerah dan terkesan sangat nyata. Hal ini terlihat dari gambar yang disajikan pada poster iklan tersebut membuat tayangan tersebut benar-benar merepresentasikan adegan sebagaimana layaknya yang ada pada kehidupan nyata. Selain itu ditambah pemilihan kata pada pesan yang disamapaikan terlihat jelas kalimat “tanpa kontak langsung,aku dan kamu tetap berlindung” kalimat tersebut langsung membuat khalayak menyadari baahwa gojek tetap memberikan layanan kemudahan tanpa kontak langsung.
                          •          Sudut pandang kamera pada gambar tersebut menggunakan hight angle. Jenis sudut pandang ini diambil  jauh lebih tinggi dari objek. Pada gambar tersebut menyoroti sebuah pintu rumah yang mempresentasikan konsumen tersebut tinggal dirumah itu, selanjutnya terlihat orang yang mengantarkan makanan gofood lalu disimpan di depan pintu saja, hal tersebut mempresentasikan bahwa seorang gojek dan konsumen tidak boleh bertemu secara kontak langsung tetapi harus berjaga jarak dan tetap memggunakan masker.
                          •          Secara visual iklan pada poster tersebut terlihat gambar seorang kurir yang mengantarakan makanan gofood untuk konsumen perempuan dengan menggunakan atribut gojek dan meneggunakan makser selanjutnya yang terlihat didalam ada seroang konsumen perempuan yang memesan gofood namun ia memesan kepada kurir gojek untuk menyimpan pesannaya didepan pintu karena harus berjaga jarak.
                          •          Simbol yang ditampilkan pada poster iklan gojek tersebut berupa tanda panah dengan bacaannya 1,8 M hal tersebut menunjukan bahwa konsumen dan seorang kurir gofood  harus tetap jaga jarak sejauh 1,8 Meter. Selanjutnya terlihat gambar sendok dan garpu dimana simbol tersebut digunakan untuk mempresentasikan gofood.  

                          •          Daya tarik pada poster iklan gojek tersebut mengguankan daya tarik rasional, dimana  metode yang digunakan tersebut untuk mempengaruhi orang dengan menggunakan alasan logis dan bukti nyata supaya orang lain percaya. Seperti pada iklan tersebut membuktikan bahwa gojek tetap memberikan layanan, kenyamanan dan keamanan meskipun di tengah pandemi, namun tetap mematuhi protokol kesehatan seperti berjaga jarak dan menggunakan masker. Terlihat pada gambar tersebut daya tarik yang disampaikan pula pada kalimat tanpa kontak langsung aku dan kamu tetap terlindung. 
                          •          Yang membuat cerita ini seakan nyata adalah melalui aktor atau tokoh yang ditampilkan, dimana pada iklan tersebut digambarkan seorang konsumen dan seorang gofood yang mengantgar makanan. Hal tersebut sangat kelihatan nyata karena dikehidupan nyatapun memang seperti itu kebenarannya

                                                          

                        Audience :            

                              •          Pengalaman yang disajikan dalam poster iklan tersebut tidak pernah dirasakan oleh saya secara pribadi. Karena dalam iklan tersebut dipresentasikan bahwa seornag konsumen yang memesan goofod. Saya sendiri ketika dimasa pandemi ini saya belum pernah mengguankan gofood untuk memesan makanan. 
                              •          Pengalaman pembelian gofood dikehidupan saya sangat nyata, dimana gofood memang tetap beroperasi meskipun ditengah pandemi namun saya sendiri ketika pandemi tidak pernah memesan gofood. 
                              •          Pembelian gofood yang menerapkan protokol kesehatan
                              •          Ketika membeli atau memesan gofood kita harus melakaukan jaga jarak

                              •          Pendapat yang diberikan oleh orang lain yang juga melihat poster iklan gojek tersebut sama dengan pendapat yang saya pribadi rasakan, karena kami sama-sama belum pernah memakai jasa dari aplikasi gojek selama pandemi berlangsung, jadi dapat disimpulkan kami tidak merasakan pengalaman yang dirasakan oleh aktor.
                              •          Respon yang diberikan oleh orang lain yang juga melihat poster iklan gojek kesan pertamanya adalah garis panah yang menunjukan adanya jaga jarak serta fiturdi aplikasi gojek yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian aplikasi tersebut.
                              •          Perbedaan argumentasi dan penafsiran merupakan hal tidak aneh melainkan hal yang wajar. Hal ini disebabkan adanya perbedaan pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dari masing-masing individu berbeda. Menurut pendapat saya perbedaan merupakan suatu hal wajar terjadi karena setiap orang pasti berbeda-beda hal tersebut juga tidak akan menjadi konflik jika semua orang menyadari akan hal itu
                                                Konten :      
                            • Iklan gojek pada masa pandemi sempat menajadi pemcincangan masyarakat karena kretifitas mereka yang membuat iklan dengan berbagai konsep yang berbeda selain itu iklan gojek juga dibuat dengan berbagai genre yang berbeda-beda. Inovasi dan kreatifitas iklan gojek tersebut membuat masyarakat teratrik untuk melihat iklan dikarenakan iklan gojek tidak membosankan. 

                            • Penonton konten ini didominasi oleh orang dalam kategori semua usia karena semua orang baik remaja maupun dewasa bisa mengakses dan melihat iklan tersebut tanpa adanya batasn. 

                            • Pertanyaan saya ketika melihat poster iklan tersebut yang pertama kali menjadi sorotan itu panah lalu ada tulisan 1,8 m pertanyaan sana “Kenapa harus 1,8M ?  kenapa tidak 1 M ? 

                            • Untuk ide yang dijual dari iklan gojek tersebut adalah layanan gofood karena meskipun ditengah pandemi covid-19 gofood tetap beroperasi dan memberikan akses kemudahan,kenyamanan serta keaman dengan menerapkaan protokol kesehatan yaitu jaga jarak.

                            • Gojek selalu berusaha menyampaikan kepada masyarakat bahwa pelayanan konsumen itu hal yang diprioritaskan dengan adanya gofood konsumen tidak perlu keluar dan gofood juga memberikan akses kemudahan untuk konsumen demi menjaga keamanan. 

                            • Saat ini dunia tengah berjuang melawan pandemi Covid-19. Peristiwa inilah yang kemudian membuat gojek melakukan inovasi inovasi dalam pesannya. Gojek berupaya memberikan pesan tentang perjuangan melawan Covid-19 namun dari sudut pandang yang berbeda. 

                            • Bagian yang hilang dari poster iklan tersebut terkait aksesoris seorang gojek kurang lengkap seperti contohnya helm, motornya karena hal tersebut untuk mempelengkap gambar pada iklan tersebut sehingga terkesan lebih benar-benar nyata.

                                  Purpose :       
                                •           Yang mendominasi serta memiliki kuasa penuh atas penayangan iklan tersebut adalah perusahaan gojek, serta jajaran internalnya.
                                •          Gojek mengeluarkan iklan seperti itu karena mereka ingin memberitahukan kepada khalayak meskipun sedang masa pandemi gojek tetap melayani masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan. Gojek akan selalu ada disaat kita membutuhkan, gojek juga akan memberikan kenyamana serta keamanan.
                                •          Pesan yang disamapikan oleh mereka kepada khalayak atau masyarakat yang takut akan penyebaran covid-19. Serta lebih spesifik lagi yang menjadi sasarannya adalah masyarakat yang memiliki akses serta aplikasi Gojek. Karena ada wilayah yang tidak memiliki akses gojek, sehingga aplikasi ini tidak dapat digunakan. 
                                •         Gofood merupakan salah satu produk unggulan gojek dalam iklan tersebut. Yang ingin mereka beritahukan terkait dengan kelebihan, manfaat yang memberikan pelayanan dalam keadaan situasi apapun.

                                  •          Keuntungan didapatkan oleh kedua belah pihak. Gojek mendapatkan keuntungan dari sektor jasa yang digunakan oleh pelanggan, sementara pelanggan mendapatkan jasa dan pelayanan dari perusahaan tersebut.
                                  •          Yang menjadi sasran adalah masyarakat luas dan tidak ada batasan jadi siapapun dalam rentang usia berapapun.
                                  •          Keputusan yang dihasilkan berupa keputusan untuk lebih menggunakan gofodd daripada aharus membeli barang sendiri ditengah keadaan pandemi covid-19. Apalagi gofood sudah terinetegrai dengan fitur-fitur lain yang dimiliki gojek.
                                  •    

                                           

                                      Perbandingan Tiga Media yang Digunakan : 

                                          • Media Youtube dan Instagram menggunakan audio visual sebagai sarana untuk menyampaikan pesan iklannya. Sementara poster lebih cenderung pada penggunaan visualisasi.
                                          • Untuk durasi penayangan paling lama didominasi oleh Youtube, kemudian Instagram dan terakhir poster.
                                          • Untuk konten dengan isi paling beragam dan komplek ada pada Instagram, kemudian Youtube dan terakhir poster.
                                          • Jumlah aktor atau penokohan dalam konten Youtube berjumlah paling banyak, kemudian disusul oleh Instagram dan Poster.
                                          • Fitur yang disajikan di berbagai media beragam, di YouTube menyajikan fitur gopay, untuk Poster menyajikan fitur gofood, sementara di Instagram menampilkan keseluruhan fitur gojek.

                                       

                                       

                                      Berdasarkan pemaparan yang telah kami sampaikan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pandemi bukanlah penghalang bagi Gojek untuk tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat, sehingga dapat beraktivitas. 

                                      Iklan digunakan Gojek untuk mendorong masyarakat agar tetap menggunakan jasanya. Pemaparan terkait analisis iklan Gojek memberikan pengetahuan bahwa media memiliki kepentingannya masing-masing, dalam hal ini Gojek ingin mendapatkan keuntungan dari pelanggan setianya.

                                      Berdasarkan perbandingan ketiga media yang digunakan untuk mempromosikan fitur Gojek, maka diketahui setiap media memiliki karakteristiknya masing-masing, bergantung dengan khalayaknya. Namun ketiganya tetap memiliki satu kesamaan, yakni mempromosikan fitur Gojek.

                                          

                                      • Daftar Pustaka

                                      Yasmin, P. (2020, Maret 12). Ini Arti Pandemi yang WHO tetapkan untuk Vrius Corona. Retrieved Desember 22, 2020, from Detik News: https://news.detik.com/berita/d-4935658/ini-arti-pandemi-yang-who-tetapkan-untuk-virus-corona
                                      CNN Indonesia. (17 februari 2020). Amerika Serikat Rilis Gambar Baru Virus Corona China Covid-19. Website, https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200217194612-199-475487/amerika-serikat-rilis-gambar-baru-virus-corona-china-covid-19
                                      gojek. (24 Juli 2020). Stay Safe with Gojek’s Contactless Delivery. Google, https://www.gojek.com/blog/gofood/pengantaran-tanpa-kontak/
                                      Gojekindonesia. (2020,Agustus 11). Instagram, https://www.instagram.com/p/CDvQDBWHc38/
                                      Serba Receh. (22 juli 2020). Iklan Gojek | Gopay Terbaru Joe Taslim Pevita Pearce Animasi. YouTube, https://www.youtube.com/watch?v=Kh4DEIdveB0&t=4s
                                       

                                       

                                       

                                      Komentar